-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 61
baginda selalu memilih yang paling mudah dari keduanya, selagi itu bukan dosa. Jika itu adalah dosa, maka baginda adalah orang yang paling jauh dari dosa.
Imam Ali, semoga Allah meridhainya, mendengar Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, “Tidak pernah terlintas dalam pikiranku, apa yang dilakukan orang di zaman Jahiliyah, kecuali pada dua kejadian, namun Allah telah menyelamatkanku pada dua kejadian tersebut. Sesudah itu, tidak pernah terlintas satupun perkara yang tidak patut dalam pikiranku, sampai Allah memuliakanku dengan Risalah-Nya. Suatu malam, aku meminta seorang pemuda yang menggembala domba bersamaku untuk memperhatikan domba-dombaku, sementara aku hendak pergi ke Mekah untuk menghabiskan malam sebagaimana anak-anak muda yang lain. Saat aku telah dekat, aku mendengar ada suara tabuhan rebana dan seruling ias g dari salah satu rumah di Mekah dalam perayaan pernikahan seseorang, lantas aku duduk untuk menyaksikan. Tiba-tiba, indera pendengaranku terhenti, lantas aku tertidur, dan tidak terbangun hingga matahari menyinariku. Akhirnya aku kembali tanpa ambil bagian dalam perayaan itu. Hal serupa terjadi diwaktu yang lain, dan sejak saat itu tidak pernah terlintas satupun sesuatu yang tidak patut dalam pikiranku.”
Kehalusan budi, ketenangan dan kebiasaan istimewa Nabi Muhammad
Pujian dan kesejahteraan atasnya
Imam Ali, semoga Allah meridhainya, mendengar Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, “Tidak pernah terlintas dalam pikiranku, apa yang dilakukan orang di zaman Jahiliyah, kecuali pada dua kejadian, namun Allah telah menyelamatkanku pada dua kejadian tersebut. Sesudah itu, tidak pernah terlintas satupun perkara yang tidak patut dalam pikiranku, sampai Allah memuliakanku dengan Risalah-Nya. Suatu malam, aku meminta seorang pemuda yang menggembala domba bersamaku untuk memperhatikan domba-dombaku, sementara aku hendak pergi ke Mekah untuk menghabiskan malam sebagaimana anak-anak muda yang lain. Saat aku telah dekat, aku mendengar ada suara tabuhan rebana dan seruling ias g dari salah satu rumah di Mekah dalam perayaan pernikahan seseorang, lantas aku duduk untuk menyaksikan. Tiba-tiba, indera pendengaranku terhenti, lantas aku tertidur, dan tidak terbangun hingga matahari menyinariku. Akhirnya aku kembali tanpa ambil bagian dalam perayaan itu. Hal serupa terjadi diwaktu yang lain, dan sejak saat itu tidak pernah terlintas satupun sesuatu yang tidak patut dalam pikiranku.”
Kehalusan budi, ketenangan dan kebiasaan istimewa Nabi Muhammad
Pujian dan kesejahteraan atasnya