Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 119

lainnya dengan nama itu. Berkat ini merupakan perlindungan untuk umat manusia, sekaligus menghalau semua keraguan dan kebingungan mereka yang lemah keimanannya.
Demikian pula untuk nama Muhammad. Sebelum kedatangan baginda, tidak ada orang Arab maupun non-Arab, yang disebut dengan nama itu, hingga tak lama sebelum baginda lahir, orang-orang mendengar berita bahwa nabi yang akan diutus namanya adalah Muhammad. Maka ada beberapa orang Arab - sekitar enam orang - yang menamai putranya dengan nama Muhammad, mereka berharap kelak anaknya yang akan terpilih menjadi nabi.
Allah lebih mengetahui dimana Dia akan menempatkan Risalah-Nya. Allah telah mencegah mereka yang dinamai muhammad, mengaku sebagai nabi, dan juga tidak ada seorangpun yang menyebut dan memanggil mereka sebagai nabi, hingga muncullah tanda-tanda kenabian pada Muhammad putra Abdullah. Nama Muhammad dan Ahmad akhirnya ditetapkan untuk Nabi Muhammad putra Abdullah.
Nabi Muhammad juga dinamakan "Al-Mahi (penghapus)" karena baginda yang dipilih Allah untuk menghapus kekafiran. Baginda telah menghapus kekafiran dari Makkah dan tanah Arab lainnya, serta disebagian besar penjuru bumi. Secara terjaga, baginda telah melihat perbatasan berbagai negeri yang akan dibimbing dan disinari cahaya Islam, serta dijanjikan oleh Allah bahwa kelak umat baginda akan mencapai sejauh apa yang dilihat baginda. Secara umum, penghapusan kekafiran berarti kemenangan dan pengunggulan (dalam hal agama), sebagaimana Allah berfirman, "untuk mengunggulkannya diatas agama seluruhnya." (At-Taubah,9:33).