Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 139

bahasa Arab Al-Quran, dengan isi yang padat dan ringkas serta aneka ekspresi baru, telah jauh melampaui setiap bentuk bahasa yang ada dalam masyarakat. Segala aspek yang terdapat didalam Al-Qur'an, saling berlomba-lomba satu sama lain dalam keindahan. Keunggulan strukturnya diimbangi ungkapan yang mengandung banyak arti.
Masyarakat Arab adalah orang-orang yang diberi bakat kemampuan berbahasa paling menawan. Mereka menelurkan orator-orator andal dan penyair-penyair hebat. Kontes terbesar yang mereka adakan adalah kontes yang bernuansa syair, sajak dan puisi. Ragam ekspresi dalam bahasa keseharian, cara berdebat yang khas dan penggunaan kata-kata langka tengah mencapai puncaknya. Kemahiran orang-orang ini telah ditantang oleh Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan baginda menegur mereka selama lebih dari dua puluh tahun.
Mengenai sikap keras kepala orang-orang kafir yang menolak mengakui Al-Qur'an, meskipun Al-Qur'an jauh lebih unggul dan melampaui komposisi semua pakar bahasa Arab, maka Allah menantang mereka seraya berfirman,
"Apakah mereka mengatakan, 'ia telah mengada-adakannya?' Katakan, 'hadirkan sebuah surah sepertinya, dan serulah siapa yang kamu anggap mampu dari selain Allah jika kamu adalah yang benar!'" (Yunus,10:38)
"Dan jika kamu dalam keraguan dari apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), hadirkan sebuah surah yang menyamainya, dan serulah para penolongmu dari selain Allah jika kamu adalah yang benar; Namun jika kalian tidak melakukan dan kalian (memang) tidak akan (mampu) melakukan, maka waspadailah neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, disediakan bagi yang tidak beriman." (Al-Baqoroh,2:23-24)
"Katakanlah, 'Andai manusia dan jin benar-benar bergabung untuk menghadirkan seperti Al Qur'an ini, tidak akan menghadirkan dengan sepertinya walaupun mereka saling membantu satu sama lain.'" (Al-Isro',17:88).
"Katakanlah 'Hadirkan sepuluh surah yang diada-adakan sepertinya dan serulah siapa yang kamu anggap mampu dari selain Allah." (Hud,11:13).
Jauh lebih mudah mengambil kata-kata atau ide orang lain, dan menghadirkannya sebagai karya sendiri daripada menghasilkan karya asli. Menulis sesuatu yang salah atau membuat kepalsuan memang jauh lebih mudah, namun menjadi lebih sulit ketika berjuang membuat karya yang asli, karenanya ada ucapan,