Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 163

air anda, Allah yang telah memberi kami air."
Umar menceritakan kejadian lainnya saat para Sahabat sedang dalam perjalanan ke ‘Usra (Tabuk), mereka menderita kehausan yang sangat mendalam, hingga seorang diantara mereka bersiap-siap membunuh untanya untuk meremas perut unta dan meminum isinya. Abu Bakar datang kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, dan meminta baginda berdoa untuk menghilangkan rasa dahaga mereka. Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, mengangkat kedua tangan baginda. Belum pula baginda menurunkan tangan, mendung muncul dan menurunkan hujan. Masing-masing Sahabat dapat mengisi wadah mereka. Mendung tidak menurunkan hujan ditempat lain, hanya jatuh pada para Sahabat.
Ada banyak hadis serupa yang menggambarkan mukjizat air termasuk doa yang Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, panjatkan pada masa kekeringan dan peristiwa-peristiwa yang mengikutinya.
Mukjizat makanan yang bertambah banyak
Melimpah ruah riwayat yang membicarakan peningkatan jumlah makanan disebabkan berkah dan doa Nabi yang kita cintai, pujian dan kesejahteraan atasnya. Berikut ini hanya sekelumit diantaranya.
Jabir bin Abdullah mengungkap bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, meminta sesuap makanan. Baginda menghidangkan setengah takar (wasak) jewawut (gandum), maka lelaki tersebut dan istrinya serta para tamu memakan darinya terus menerus hingga lelaki itu memutuskan untuk menimbang makanan tersebut. Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memberitahu lelaki itu bahwa jika tidak menimbangnya, ia bisa terus makan darinya, dan akan tetap ada sisanya.
Pada kejadian lain, Abu Thalhah menceritakan bahwa Anas datang kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, dengan beberapa roti jewawut di bawah lengannya. Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, meminta agar roti tersebut diremuk-remuk, lalu baginda berdoa dengan apa yang dikehendaki Allah, dan roti jadi mencukupi untuk memberi makan tujuh puluh atau delapan puluh Sahabat baginda.
Sekitar seribu orang Sahabat yang tengah menggali parit pertahanan disekitar Madinah merasa sangat kelaparan. Jabir memberitahu bagaimana Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, secara ajaib memberi makan mereka semua setakaran kecil jewawut dan seekor domba muda. Saat adonan roti sedang dipersiapkan, Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, menghembuskan air ludah baginda kedalam wadah dan adonan, sehingga jadi penuh berkah. Jabir berkata, "Aku bersumpah demi Allah, semua Sahabat telah makan dan sesudah mereka pergi, wadah tetap penuh seperti semula." Bukhari
Laporan lain hadir dari Samuroh bin Jundub, berkisah tentang sebuah mangkuk berisi daging yang dibawa kepada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, serta bagaimana orang-orang terus menerus berdatangan berturut-turut dari pagi sampai malam, dan mereka semua makan darinya. Begitu sekelompok orang bangkit setelah menyantap hidangan, kelompok yang lain duduk dan makan, demikian seterusnya sampai semuanya tercukupi.