-
Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 201
juga sama dengan seseorang yang membangun sebuah gedung kemudian menyiapkan jamuan mewah di dalamnya dan mengundang orang-orang melalui seorang penyeru. Barangsiapa menjawab seruan maka memasuki gedung dan makan jamuan tersebut, sedang barangsiapa tidak menjawab seruan, maka tidak masuk ke gedung dan tidak memakan jamuan."
"Penyeru" tersebut adalah Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, sedangkan "gedung" pada hadis diatas merujuk pada Surga. Barang siapa patuh pada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, maka telah mematuhi Allah, dan barangsiapa mendurhakai Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, maka sungguh telah mendurhakai Allah.
Kewajiban mematuhi, mengamalkan,
"Penyeru" tersebut adalah Nabi Muhammad, pujian dan kesejahteraan atasnya, sedangkan "gedung" pada hadis diatas merujuk pada Surga. Barang siapa patuh pada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, maka telah mematuhi Allah, dan barangsiapa mendurhakai Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, maka sungguh telah mendurhakai Allah.
Kewajiban mematuhi, mengamalkan,