Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 203

Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memperingatkan, "Kalian mesti mengikuti sunnahku dan jalan para khalifah yang terbimbing dalam kebenaran. Berpegang teguhlah padanya dan hati-hatilah dengan hal-hal yang baru. Hal-hal yang baru adalah inovasi (bid'ah) dan setiap inovasi (yang tidak sesuai dengan prinsip keislaman) adalah kesesatan."
Sebagai tambahan, imbauan Jabar yang telah mendengar baginda bersabda, "Setiap kesesatan adalah didalam Api."
(Sisipan Syeikh Darwish: Para ulama bilang, ada inovasi sesuatu hal yang baru (bid'ah) yang positif dan ada yang negatif. Yang sesuai dengan prinsip keislaman adalah positif, sedangkan yang negatif bertentangan dengan prinsip keislaman. Dalam hukum Islam, inovasi (bid'ah) dikelompokkan menjadi lima macam hukum, yaitu: wajib, haram (dilarang), sunah (disukai), makruh (tidak disukai) dan mubah (boleh melakukannya dan boleh tidak melakukannya).
Abu Rafi' meriwayatkan bahwa Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memberitahu para Sahabatnya, "Jangan biarkan siapapun darimu berbaring diatas tempat tidurnya, dimana berita perintahku telah datang kepadanya, baik yang aku perintahkan maupun yang aku larang, tetapi nantinya ia akan berkata, 'Saya tidak tahu, saya hanya mengikuti apa yang ditemukan didalam Kitab Allah'."
(Sisipan Syeikh Darwish: Betapa menyedihkan, di Syria dan beberapa negara barat, telah muncul sebuah doktrin inovasi yang palsu. Para penganut inovasi palsu ini, memakai "T" shirt yang mendeklarasikan pernyataan, misalnya, "Ahli Al-Qur'an". Orang-orang tersebut tidak bisa dianggap mewakili klaim mereka, malah kenyataannya mereka adalah kebalikannya)
Bunda Siti Aisyah, semoga Allah meridhainya, memberitahu bahwa Rasulullah, pujian dan kesejahteraan atasnya, telah melakukan suatu perbuatan dalam rangka meringankan urusan para pengikutnya. Bagaimanapun, ada orang-orang yang tidak mau berbuat seperti yang telah diajarkan baginda itu. Ketika berita itu sampai pada Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, baginda memuji Allah kemudian berkata, "Apa pendapatmu tentang orang-orang yang menjauhkan diri dari sesuatu yang telah aku lakukan? Demi Allah, pengetahuanku tentang Allah adalah lebih besar daripada mereka dan ketakutanku kepada Allah lebih besar daripada mereka!"
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, bersabda, "Barang siapa meninggalkan sunnahku maka bukan termasuk golonganku."
(Sisipan Syeikh Darwish: Ketika kita mengetahui baginda mengerjakan suatu amal perbuatan, kita hendaknya mengikuti sebanyak yang kita bisa, tetapi jika baginda memerintahkan agar tidak melakukan sesuatu, kita hendaknya segera berhenti dan tidak melakukannya. Namun, jika baginda tidak melakukan suatu perbuatan, tidak ada kewajiban bagi kita menahan diri melakukannya, kecuali ada perintah yang berisi larangan mengerjakannya)
Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, memperingatkan masa yang akan datang seraya bersabda, "Bani Israel terbagi menjadi tujuh puluh dua sekte. Umatku akan terbagi menjadi tujuh puluh tiga, semuanya akan berada didalam Api neraka kecuali satu." Para Sahabat bertanya siapakah yang satu itu, kemudian baginda menjawab, "Mereka adalah orang-orang yang menegakkan dirinya pada apa yang aku lakukan dengan para sahabat ku saat ini."
(Sisipan Syeikh Ahmad Darwish menambahkan: Sebagian besar aliran telah muncul dan kemudian lenyap. Beberapa aliran memiliki perilaku yang baik, seperti tidak berbohong atau menipu. Namun ini tidak bisa dikatakan untuk orang-orang Khawarij yang fahamnya telah dihidupkan kembali oleh Ibnu Taimiyah dan kemudian diikuti orang-orang Wahabi, dimana mereka dikenal dengan penyimpangan, pengada-adaan dan pemalsuan literatur dan keyakinan Islam.
Contoh yang sangat menonjol penyimpangan, kepalsuan dan kebohongan orang-orang Wahabi ditemukan pada sebagian besar buku-buku referensi