Muhammad.com collection in 109 languages

  • Indonesian_Biography_Shefa_of_Prophet_Muhammad, page : 222

Abu Bakar dan Umar yang terjadi ketika Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, sedang bersama mereka. Percakapan mereka berdua meletus menjadi perselisihan dimana suara-suara meninggi.
Setelah itu, ketika Umar bicara dengan Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, Umar berbicara dengan berbisik, seolah-olah sedang menceritakan suatu rahasia; suara Umar hampir tak terdengar hingga Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya, meminta Umar agar sedikit mengeraskan suaranya.
Berkenaan dengan ayat, "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah berucap 'Ro'ina (Perhatikan kami)'." (Al-Baqoroh,2:104) seorang penafsir menjelaskan, ungkapan ini biasa digunakan diantara orang-orang Ansar (Penolong), dan mengandung arti "Perhatikan kami, dan kami akan memperhatikanmu." Sebagai penghormatan, golongan Ansar tidak menggunakan ungkapan tersebut ketika sedang berbicara dengan Nabi, pujian dan kesejahteraan atasnya.
Telah dikatakan bahwa orang-orang Yahudi menggunakan ungkapan itu untuk mengolok-olok baginda karena kata "Ro'ina" dalam bahasa Ibrani mempunyai makna "jahat atau dungu".
Para Sahabat menghormati dan memuliakan Nabi Muhammad
pujian dan kesejahteraan atasnya